Apa Saja Cakupan Penilaian Otentik Terhadap Penilaian Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan

Apa Saja Cakupan Penilaian Otentik Terhadap Penilaian Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan

Apa Saja Cakupan Penilaian Otentik Terhadap Penilaian Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan
Ilustrasi, GURU, Nur Shahifa Norlan, 26, ketika mengajar pada hari pertama persekolahan di Sekolah Kebangsaan Sungai Isap. 
FOTO Farizul Hafiz Awang

BlogPendidikan.net – Penilaian otentik sering disamakan artinya dengan beberapa istilah dalam penilaian, yaitu penilaian berbasis kinerja, penilaian langsung, dan penilaian alternatif. Penilaian otentik diseebut juga sebagai penilaian berbasis kinerja karena peserta didik diminta untuk melakukan tugas-tugas belajar yang bermakna.


Tentang Penilaian Otentik

Penilaian otentik adalah merupakan salah satu bentuk penilaian hasil belajar peserta  didik yang didasarkan atas kemampuannya menerapkan ilmu pengetahuan yang dimiliki dalam kehidupan yang nyata di sekitarnya. 

Makna otentik adalah kondisi yang sesungguhnya berkaitan dengan kemampuan peserta didik. Dalam kaitan ini, peserta didik dilibatkan secara aktif dan realisitis dalam menilai kemampuan atau prestasi mereka sendiri. 

Dengan demikian, pada penilaian otentik lebih ditekankan pada proses belajar yang disesuaikan dengan situasi dan keadaan sebenarnya, baik itu di dalam kelas maupun di luar kelas. 

Pada penilaian otentik, peserta didik diarahkan untuk melakukan sesuatu dan bukan sekedar hanya mengetahui sesuatu, disesuaikan dengan kompetensi mata pelajaran yang diajarkan. 

Baca Juga: 22 Karakter Guru Yang Efektif dan Profesional 

Di samping itu, pada penilaian otentik, penilaian hasil belajar peserta didik tidak hanya difokuskan pada aspek kognitif, tetapi juga pada aspek afektif dan psikomotorik.

Sasaran Penilaian Otentik Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan

Penilaian otentik adalah penilaian yang dilakukan secara menyeluruh berimbang  antara kompetensi pengetahuan, sikap, dan keterampilan.

Sasaran penilaian pada aspek pengetahuan adalah sebagai berikut:

Pengetahuan/hafalan/ingatan (knowledge) adalah kemampuan peserta didik untuk  mengingat-ingat kembali (recall) istilah, fakta- fakta, metode, prosedur, proses, prinsip-prinsip, pola, struktur atau susunan. Contoh beberapa kata kerja operasional adalah :  mengutip, meniru, mencontoh, membuat label, membuat daftar, menjodohkan, menghafal,  menyebutkan , mengenal, mengingat, menghubungkan, membaca, menulis, mencatat,  mentabulasi, mengulang, menggambar, memilih dan memberi kode. 

Baca Juga: 9 Hal Mengapa Guru Itu Seharusnya Bahagia

Pemahaman (comprehension) adalah kemampuan seseorang dalam menafsirkan suatu informasi, menentukan implikasi-implikasi, akibat-akibat maupun pengaruh pengaruh.Beberapa kata kerja operasional adalah memperkirakan, mencirikan, merinci,  mambahas, menjelaskan, menyatakan, mengenali, menunjukkan, melaporkan, mengulas,  memilah, menceritakan, menerjemahkan, mengubah, mempertahankan, mempolakan,  mengemukakan, menyipulkan, meramalkan, dan merangkum.

Penerapan (application) adalah kemampuan menerapkan abstraksi-abstraksi: hukum,  aturan, metoda, prosedur, prinsip, teori yang bersifat umum dalam situasi yang khusus.  Beberapa kata kerja operasional adalah menyesuaikan, menentukan, mencegah, memecahkan,  menerapkan, mendemonstrasikan, mendramatisasikan, menggunakan, menggambarkan,  menafsirkan, menjalankan, menyiapkan, mempraktekkan, menjadwalkan, membuat gambar,  mensimulasikan, mengoperasikian, memproduksi, mengkalkulasi, dan menyelesaikan (masalah).

Analisis (analysis) adalah kemampuan menguraikan informasi ke dalam bagian-bagian, unsur-unsur, sehingga jelas: urutan ide-idenya, hubungan dan interaksi diantara bagian-bagian atau unsur-unsur tersebut. Beberapa contoh kata kerja operasional adalah menganalisis, menghitung, mengelompokkan, membandingkan, membuat diagram, meneliti, melakukan percobaan, mengkorelasikan, menguji, mengkorelasikan, merasionalkan,  menginventarisasikan, menanyakan, mentransfer, menelaah, mendiagnosis, mengaitkan, dan  menguji.

Baca Juga: Ini 11 Metode Pembelajaran Matematika Yang Efektif Digunakan

Evaluasi/penghargaan/evaluasi (evaluation) adalah kemampuan untuk menilai ketepatan: teori, prinsip, metoda, prosedur untuk menyelesaikan masalah tertentu. Beberapa kata operasional yang menunjukkan kemampuan pada tingkat analisis ini antara lain adalah mendebat, menilai, mengkritik, membandingkan, mempertahankan, membuktikan, memprediksi, memperjelas, memutuskan, memproyeksikan, menafsirkan, mempertimbangkan, meramalkan, memilih, dan menyokong. Kreatif adalah kemampuan mengambil informasi yang telah dipelajari dan melakukan sesuatu atau membuat sesuatu yang berbeda dengan informasi itu. Beberapa contoh kata kerja operasional adalah membangun, mengkompilasi, menciptakan, mengabstraksi, mengarang, mengkategorikan, merekonstruksi, memproduksi, memadukan, mereparasi, menanggulangi, menganimasi, mengoreksi, memfasilitasi, menampilkan, menyiapkan, mengatur, merencanakan, meningkatkan, merubah, mendesain, menyusun, memodifikasi, menguraikan, menggabungkan, mengembangkan, menemukan, dan membuat.

Sasaran penilaian pada aspek sikap adalah sebagai berikut:

Menerima (receiving) adalah kepekaan seseorang dalam menerima rangsangan 
(stimulus) dari luar yang datang kepada dirinya dalam bentuk masalah, situasi, gejala dan lain-lain. Beberapa contoh kata kerja operasional adalah memilih, mempertanyakan, mengikuti, memberi, menganut, mematuhi, meminati. Menanggapi (responding) adalah kemampuan seseorang untuk mengikut sertakan dirinya secara aktif dalam fenomena tertentu dan membuat reaksi terhadapnya. Beberapa contoh kata kerja operasional adalah menjawab, membantu, mengajukan, mengompromikan, menyenangi, menyambut, menampilkan, mendukung, menyetujui, menampilkan, mepalorkan, mengatakan, menolak.

Menilai (valuing) adalah kemampuan seseorang untuk menghargaiatau menilai
sesuatu. Beberapa contoh kata kerja operasional adalah mengasumsikan, meyakini, melengkapi, meyakinkan, memperjelas, memprakarsai, mengimani, mengundang, menggabungkan, memperjelas, mengusulkan, menekankan, menyumbang.

Mengelola/mengatur (organization) adalah kemampuan seseorang untuk mengatur atau mengelola perbedaan nilai menjadi nilai baru yang universal. Beberapa contoh kata kerja operasional adalah mengubah, menata, mengklasifikasi, mengkombinasikan, mempertahankan, membangun, membentuk pendapat, memadukan, mengelola, mengorganisasi, menegosiasi, merembuk.

Baca Juga: 10 Model Pembelajaran Abad 21 Yang Cocok Digunakan di Kelas

Menghayati (characterization) adalah kemampuan seseorang untuk memiliki sistem nilai yang telah mengontrol tingkah lakunya dalam waktu yang cukup lama dan menjadi suatu pilosofi hidup yang mapan. Beberapa contoh kata kerja operasional adalah mengubah perilaku, barakhlak mulia, mempengaruhi, mendengarkan, mengkualifikasi, melayani, menunjukkan, membuktikan, memecahkan

Sasaran penilaian pada aspek keterampilan sebagai berikut:

Persepsi (perception) mencakup kemampuan mengadakan diskriminasi yang tepat antara dua atau lebih perangsang menurut ciri-ciri fisiknya. Beberapa contoh kata kerja operasional adalah mengidentifikasi, mempersiapkan, menunjukkan, memilih, membedakan, menyisihkan, dan menghubungkan.

Kesiapan (set) yakni menempatkan diri dalam keadaan akan memulai suatu gerakan. Beberapa kata kerja opersional antara lain menunjukkan, menafsirkan, menerjemahkan, memberi contoh, mengklasifikasikan, merangkum, memetakan menginterpolasikan, mengekstrapolasikan, membandingkan, dan mengkontraskan, Gerakan terbimbing (guided response) yaitu kemampuan untuk melakukan serangkaian gerak sesuai contoh. Contoh kata kerja operasional antara adalah mendemonstrasikan, melengkapi, menunjukkan, menerapkan, dan mengimplementasikan.

Gerakan terbiasa (mechanical response) berupa kemampuan melakukan gerakan dengan lancar karena latihan cukup. Contoh kata kerja operasional antara lain menguraikan, menghubungkan, memilih, mengorganisasikan, membuat pola, dan menyusun.

Baca Juga: Ini 9 Strategi Jitu Buat Guru Mengatasi Siswa Yang Malas Belajar

Gerakan kompleks (complex response) mencakup kemampuan melaksanakan 
keterampilan yang meliputi beberapa komponen dengan lancar, tepat, urut, dan efisien. Contoh kata kerja operasional antara lain membuat hipotesis, merencanakan, mendesain, menghasilkan, mengkonstruksi, menciptakan, dan mengarang. Penyesuaian pola gerakan(adjusment) yaitu kemampuan mengadakan perubahan dan penyesuaian pola gerakan sesuai kondisi yang dihadapi. Beberapa contoh kata kerja operasional adalah mengubah, mengadaptasikan, mengatur kembali, dan membuat variasi.

Kreativitas (creativity) yang berupa kemampuan untuk menciptakan pola gerakan baru berdasarkan inisiatif dan prakarsa sendiri. Contoh kata kerja operasional adalah merancang, menyusun, menciptakan, mengkombinasikan, dan merencanakan.

Ikuti BlogPendidikan.net pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan berita terupdate tentang guru dan pendidikan) Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

The post Apa Saja Cakupan Penilaian Otentik Terhadap Penilaian Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan first appeared on E-TEST.ID.

Ilustrasi, GURU, Nur Shahifa Norlan, 26, ketika mengajar pada hari pertama persekolahan di Sekolah Kebangsaan Sungai Isap.  FOTO Farizul Hafiz …

The post Apa Saja Cakupan Penilaian Otentik Terhadap Penilaian Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan first appeared on E-TEST.ID.

Source : https://e-test.id/apa-saja-cakupan-penilaian-otentik-terhadap-penilaian-pengetahuan-sikap-dan-keterampilan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=apa-saja-cakupan-penilaian-otentik-terhadap-penilaian-pengetahuan-sikap-dan-keterampilan
feed url : https://e-test.id/feed/
Date Time : November 22, 2022 10:19 am