4 Tips Voice Over Untuk Pemula

4 Tips Voice Over Untuk Pemula

Belajar voice over mungkin memang tidak untuk semua orang. Namun jika kamu merasa punya suara yang nyes-nyes, empuk kayak bolu baru keluar dari oven, voice over pasti pernah menarik perhatianmu.

Baca juga: 5 Cara Mengetahui Bakat dan Minat Ini Mudah Dicoba

Apa itu voice over? Voice over atau suara latar adalah sebuah teknik produksi suara. Suara direkam dan ditambahkan berdasarkan naskah untuk menjelaskan informasi atau menceritakan kisah. Voice over dapat kita jumpai di iklan radio dan televisi, film dokumenter, game, animasi, hingga konten video.

Terus, bagaimana cara menjadi seorang voice over? Apakah punya suara yang “empuk” itu suatu keharusan untuk menjadi seorang voice over talent atau pengisi suara? Bagaimana pula cara belajar voice over untuk pemula, untuk kalian yang baru punya ketertarikan pada bidang ini? Berikut beberapa tips melakukan voice over bagi pemula yang dapat kamu coba, Sobat Pintar.

 

1. Kenali Karakter Suara

cara menjadi voice over
Photo by Viktor Talashuk on Unsplash

Bukan hanya penyanyi, tetapi pengisi suara atau voice actor juga harus bisa mengenali karakter suara. Setidaknya, ada empat karakter suara yang harus kamu kenali sebelum belajar voice over. Untuk laki-laki, nada tingginya disebut tenor, sedangkan nada rendahnya disebut bass. Untuk perempuan, nada tinggi disebut sopran, sedangkan nada rendahnya disebut alto. Nah, karakter suaramu lebih ke bernada tinggi atau rendah, Sobat?

Kenali juga karakter usia yang dirasa paling kamu kuasai. Apakah kamu paling bisa mengisi suara anak-anak atau orang dewasa? Bagi pemula, menentukan karakter suara dapat memberimu pijakan yang kokoh untuk memulai latihan voice over. Lama-kelamaan, kamu bisa mengembangkan pilihan karakter suara. Ivone Rose, misalnya, adalah seorang voice actor senior yang pernah mengisi suara Nobita. Beliau juga pernah mengisi tokoh-tokoh perempuan dewasa dalam sandiwara radio.

 

2. Perhatikan Volume dan Artikulasi

tips melakukan voice over bagi pemula
Photo by Ana Flavia on Unsplash

Apakah kamu cenderung berbicara dengan terlalu lirih? Adakah yang mengeluhkan bicaramu mirip orang kumur-kumur? Nah, voice over membutuhkan kejelasan suara, Sobat. Dibutuhkan latihan voice over yang memadai agar intonasimu nanti jelas selama mengisi suara.

Tempo dan intonasi yang tepat menghasilkan suara yang jelas. Salah satu teknik dasar dalam dunia voice over adalah memberi tanda pada naskah atau script – kapan kamu mengambil jeda, kapan nada suaramu meninggi atau berbisik, dan lain sebagainya. Tips melakukan voice over bagi pemula seperti ini mungkin tampak sepele, tetapi justru sebenarnya amat penting saat kamu memulai belajar voice over.

 

3. Pahami Script atau Naskah

cara membuat voice over
Photo by Kiwihug on Unsplash

Idealnya, dan sebaiknya, naskah dibaca tuntas sebelum melakukan voice over. Kelak saat menjadi pengisi suara atau voice actor, ada beragam peran yang akan kamu mainkan, Sobat. Mungkin kamu akan menjadi story teller film dokumenter, mengisi suaranya tokoh anak yang tengil, mengisi suara sebuah iklan, atau mengumumkan jadwal keberangkatan kereta api. Cara membuat voice over yang kamu kerjakan betul-betul sesuai dengan permintaan klien, target audiens, maupun karakter produk yang dibawakan adalah dengan membaca dan memahami naskah yang kamu terima.

Membaca script atau naskah juga penting agar kita dapat menghindari kesalahan pelafalan brand ataupun nama-nama penting. Bahkan sebenarnya kredibilitas seorang pengisi suara dapat ditunjukkan dengan seberapa tepat ia melafalkan brand kliennya. Emangnya, seorang talent untuk voice over dibayar berapa? Beberapa tahun belakangan, rentang gaji pengisi suara per 30 hingga 60 menit adalah antara puluhan hingga ratusan ribu. Semua tergantung klien dan produk yang dibawakan. Dengan klien yang tepat dan produk tertentu, bukan tidak mungkin seorang pengisi suara dapat menghasilkan Rp1 juta per satu menit. Lumayan banget kan, Sobat Pintar? Makanya, jangan skip baca script, ya!

 

4. Baca dengan Keras

Bagaimana cara menjadi seorang voice over
Photo by Sincerely Media on Unsplash

Membaca keras-keras adalah salah satu teknik belajar voice over untuk pemula yang tak dapat dipandang sebelah mata. Berita, buku cerita, iklan, baliho pinggir jalan, bahkan kemasan produk apapun yang barusan kamu beli bisa menjadi bahan bacaan. Ingat, baca dengan keras, lafalkan dengan baik, gunakan power dan intonasi yang pas. Terapkan setiap teknik voice over yang telah kamu pelajari di atas.

Beberapa teknik voice over di atas bisa kamu praktikkan sebagai pemula. Selain mempelajari teknik voice over secara otodidak, kamu juga bisa belajar bagaimana cara menjadi voice over talent bersama guru atau tutor.

Baca juga: 7 Kegiatan Menyenangkan untuk Dipelajari

Saat ini sudah ada kelas-kelas voice over online maupun offline, seperti yang ditawarkan oleh Indo Voice Over di Kursus Pintar. Belajar voice over secara klasikal dapat membantumu mengenal karakter suara dengan lebih tepat. Kamu juga dapat berlatih mengolah power dan volume suara dengan lebih baik. Guru atau tutor dapat memberi feedback terutama yang berkaitan dengan artikulasi tempo bicaramu. Kamu juga bakal berkesempatan menggunakan script yang memang disusun untuk voice over – bukan sebaris dua baris frasa yang kamu temui di pinggir jalan sepulang sekolah. Banyak banget tau, manfaatnya belajar voice over dengan guru atau tutor.

The post 4 Tips Voice Over Untuk Pemula first appeared on E-TEST.ID.

Belajar voice over mungkin memang tidak untuk semua orang. Namun jika kamu merasa punya suara yang nyes-nyes, empuk kayak bolu …

The post 4 Tips Voice Over Untuk Pemula first appeared on E-TEST.ID.

Source : https://e-test.id/4-tips-voice-over-untuk-pemula/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=4-tips-voice-over-untuk-pemula
feed url : https://e-test.id/feed/
Date Time : October 17, 2022 11:04 am